dalam
perjalanan hidup ini, telah banyak yang aku lalui. Hingga pada saat ini, aku
sedang berada pada titik perjalanan yang bisa dikatakan “terdesak”. Memang sulit
dijelaskan, namun bukan begitukah kehidupan? Kita tidak punya banyak cukup
waktu untuk melakukan berbagai macam hal. Dalam satu hari saja, tidak semua
dapat dikerjakan maksimal, ada saja yang harus dikorbankan dan ada saja yang
harus diprioritaskan. 20 tahun hidup saja, rasanya masih merasa kurang dalam
banyak hal.
Ya, tapi yang ini berbeda. Ini adalah masa
dimana aku merasa kuat karena “keterdesakan”. Belakangan ini aku sering
mengatakan pada diriku sendiri, “tidak ada waktu lagi untuk galau, tidak ada
waktu lagi untuk stress, tidak ada waktu lagi untuk merasa nlangsa. Hajar terus,
Allah pasti nolong, semua sudah diukur sesuai kemampuan, pasti terlewati,
yakin, ikhtiar, tawakal”.
tidak ada waktu lagi hanya untuk sekedar
mengeluh dan hanya untuk mendekati keterpurukan. Sudah terlalu banyak mimpi
yang aku rangkaikan untuk mama, untuk menguatkan dan untuk menenangkannya. Semua
itu aku lakukan karena amanah sebagai seorang anak untuk membahagiakan ibu. Sudah
waktunya mama menemukan air zamzamnya setelah perjalanan panjang antara shafa
dan marwa untuk membawaku sampai pada titik perjalanan yang sejauh ini. Sudah saatnya
aku membawa mama “hijrah” ke tempat yang lebih mulia, ini dalah tugasku, ini
adalah amanahku, dan ini juga drive
terbesarku.
Padahal
apa yang aku lalui sekarang ini adalah lebih berat dari sebelumnya, tapi tanpa
diduga dengan kekuatan-Nya, aku bisa berdiri tegar. Yakin bahwa semua ikhtiar
ini, akan membawa pada perubahan keadaan. bukankah Allah akan mengubah nasib
suatu kaum, jika kaum itu sendiri yang berusaha mengubahnya? Sudah terlalu
banyak derai air mata dan tetesan keringat yang menjadi saksi dari perjalanan
panjang ini. Dan sudah terlalu jauh aku berlari untuk mencapai tujuan “hijrah”.
Tidak ada waktu
lagi hanya untuk sekdar berharap tanpa ikhtiar
Dari aku,
duniaku, dan penghayatanku
Bandung, 21
Maret 2012
Irsa Ikramina
No comments:
Post a Comment